Daftar Acuan Satuan Tanah Tradisional di Indonesia
Ukuran tanah tradisional di Indonesia memiliki penamaan yang beragam tergantung pada wilayah geografis dan kebudayaan setempat. Sebelum sistem Hektar dan Meter Persegi menjadi standar nasional, transaksi pertanahan lazim menggunakan ukuran patokan di bawah ini:
Tabel Matriks Kesetaraan Luas
| Satuan Tanah | Wilayah Populer | Kesetaraan Lokal | Luas (Meter Persegi / m²) |
|---|---|---|---|
| 1 Tumbak / Bata | Jawa Barat (Sunda) | 1/100 Kebel | 14,0625 m² (Sering dibulatkan 14 m²) |
| 1 Ru / Ubin | Jawa Tengah & Jawa Timur | 1/500 Bau | 14,0625 m² |
| 1 Rante | Sumatera (Perkebunan) | 1/25 Hektar | 400 m² |
| 1 Kebel | Jawa Barat | 100 Tumbak | 1.406,25 m² |
| 1 Are | Nasional / Bali | 100 m² | 100 m² |
| 1 Hektar (ha) | Standar Internasional | 100 Are | 10.000 m² |
Formula & Metode Perhitungan Manual
Sistem kami bekerja dengan mengalikan input Anda dengan koefisien khusus untuk mengubahnya ke Meter Persegi (m²) sebagai satuan dasar (Base Unit), lalu mendistribusikannya kembali ke seluruh satuan lain.
Untuk mengonversi secara manual, Anda cukup mengalikan nilai satuan tradisional dengan koefisien meter perseginya. Sebagai contoh: jika Anda memiliki tanah seluas 10 Tumbak, maka perkaliannya adalah 10 x 14,0625 m² = 140,625 m².